BAB I AKLUALISASI NILAI DASAR PNS BADAN PELAKSANA PENYULUHAN PERTANIAN Dan KETAHANAN PANGAN (BP3KP) - MEDIA EDUKASI CEPAT, TEPAT, DAN TERPERCAYA

Breaking

Created By Reko Metra, S.Kom

Thursday, July 30, 2015

BAB I AKLUALISASI NILAI DASAR PNS BADAN PELAKSANA PENYULUHAN PERTANIAN Dan KETAHANAN PANGAN (BP3KP)



BAB I
PENDAHULUAN

A.  LATAR BELAKANG
Negara Kesatuan Republik Indonesia dari Sabang sampai Merauke memiliki semua prakondisi untuk mewujudkan visi negara sebagaimana tertuang dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yang ditandai dengan kekayaan alam yang melimpah, potensi sumber daya manusia, peluang pasar yang besar dan demokrasi yang relatif stabil. Namun prakondisi yang sudah terpenuhi itu belum mampu dikelola secara efektif dan efisien oleh para aktor pembangunan, sehingga Indonesia masih tertinggal dari cepatnya laju pembangunan global dewasa ini. Pegawai Negeri Sipil (PNS) memiliki peranan yang menentukan dalam mengelola prakondisi tersebut. Sejumlah keputusan-keputusan strategis mulai dari memformulasi kebijakan sampai pada penetapannya dalam berbagai sektor pembangunan ditetapkan oleh PNS. Untuk memainkan peranan tersebut, diperlukan sosok PNS yang profesional, yaitu PNS yang mampu memenuhi standar kompetensi jabatannya sehingga mampu melaksanakan tugas jabatannya secara efektif dan efisien. Untuk dapat membentuk sosok PNS profesional seperti tersebut di atas perlu dilaksanakan pembinaan melalui jalur Pendidikan dan Pelatihan (Diklat).
Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2000 tentang Pendidikan dan Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri Sipil (PNS), ditetapkan bahwa salah satu jenis Diklat yang strategis untuk mewujudkan PNS sebagai bagian dari ASN menjadi professional seperti tersebut di atas adalah Diklat Prajabatan. Diklat ini dilaksanakan dalam rangka membentuk nilai-nilai dasar profesi PNS. Kompetensi inilah yang kemudian berperan dalam membentuk karakter PNS yang kuat, yaitu PNS yang mampu bersikap dan bertindak profesional dalam melayani masyarakat.
Untuk membentuk PNS profesional, dibutuhkan pembaharuan atas pola penyelenggaraan diklat yang ada saat ini dan yang didukung oleh semua pihak. Praktik penyelenggaraan Diklat Prajabatan dengan pola pembelajaran klasikal yang didominasi dengan metode ceramah, menunjukkan bahwa tidak mudah untuk membentuk nilai-nilai
            Dasar profesi PNS, terutama proses internalisasi pada diri masing-masing peserta. Berdasakan pertimbangan akan hal tersebut maka dilakukan inovasi dalam penyelenggaraan Diklat Prajabatan yang memungkinkan peserta untuk mampu menginternalisasikan nilai-nilai dasar profesi PNS dengan cara mengalami sendiri dalam penerapan dan aktualisasi pada tempat tugas/tempat magang, sehingga peserta merasakan manfaatnya secara langsung. Dengan demikian nilai-nilai dasar profesi PNS tersebut terpatri kuat dalam dirinya. Melalui pembaharuan Diklat Prajabatan ini diharapkan dapat menghasilkan PNS yang profesional, yang dewasa ini sangat dibutuhkan untuk mengelola segala prakondisi dan sumber daya pembangunan yangada, sehingga dapat mempercepat peningkatan daya saing bangsa.

B. GAMBARAN SINGKAT BADAN PELAKSANA PENYULUHAN PERTANIAN Dan KETAHANAN PANGAN (BP3KP) KABUPATEN TEBO
Kabupaten Tebo merupakan salah satu dari empat kabupaten yang terbentuk pada Tanggal 12 Oktober 1999 Berdasarkan Undang-Undang Nomor 54 Tahun 1999 Tentang Otonomi Daerah. Kabupaten Tebo dengan ibukota Muara Tebo mempunyai Penduduk tahun 2010 berdasarkan data BPS adalah 274.523 jiwa. Kabupaten Tebo tahun 2010 dengan Luas wilayah 6461 KM² memiliki kepadatan penduduk rata-rata 42,49 jiwa per KM²..
Sebagai Kabupaten yang baru terbentuk, Pemerintah Kabupaten Tebo sedang berupaya meningkatkan pembangunan disegala bidang, salah satu diantaranya  adalah pembangunan dibidang Pertanian melalui penyuluhan di bidang pertanian.
Dalam perkembangannya maka dibentuklah Organisasi Instansi Pemerintah Khususnya Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Dan Ketahanan Pangan (BP3KP) Kabupaten Tebo baru dibentuk pada tahun 2010 berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2010 tanggal 15 Desember 2010 yang sebelumnya masih bergabung dengan Dinas Pertanian Dan Tanaman Pangan Kabupaten Tebo dan peraturan daerah No 16 Tahun 2011 tentang Penyuluhan Pertanian. Semenjak itu BP3KP Kabupaten Tebo berharap dapat terus mengembangkan pertanian di Kabupaten Tebo dengan terus mengembangkan kemampuan seluruh SDM pegawai dan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.  Sehingga diharapkan kedepan pertanian di Kabupaten Tebo lebih maju dan taraf kehidupan masyarakat khususnya petani meningkat.

B.1 Visi dan Misi Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Dan Ketahanan Pangan (BP3KP) Kabupaten Tebo
Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian Dan Ketahanan Pangan Kab. Tebo memiliki visi yaitu : Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pertanian, terutama masyarakat pelaku utama dan pelaku usaha yang profesional, berjiwa wirausaha, mempunyai dedikasi, etos kerja yang tinggi serta berwawasan global.
Untuk mewujudkan visi tersebut ada misi yang diemban oleh seluruh jajaran petugas penyuluh, yaitu:
1.    Mengembangkan sisitem penyuluhan pertanian yang sesuai dengan kebutuhan petani yaitu mampu memberdayakan petani dan keluarganya serta pelaku usaha pertanian lainnya.
2.    Meningkatkan koordinasi dan pembinaan dalam perumusan kebijakan dan pengelolaan ketahanan pangan Daerah.
3.    Meningkatkan kualitas penyelenggaraan, pengembangan dan sarana prasarana penyuluhan.
4.    Meningkatkan profesioalisme penyuluh dan aparat serta meningkatkan peran serta lembaga masyarakat dalam penyelenggaraan penyuluhan.
5.    Meningkatkan pengkajian, pengembangan dan perumusan program penyuluhan.
6.    Koordinasi, integrasi, dan singkronisasi lintas sektoral yang baik.


B.2 Tujuan Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tebo ( BP3KP )
Ada pun tujuan pelaksana penyuluhan pertanian dan ketahanan pangan,dalam kurung waktu 2011-2016 adalah meliputi :
1.      Meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelaksanaan kegiatan penyuluhan pertanian, perikanan, perkebunan, dan kehutanan.
2.      Menumbuh kembangkan jaringan kerjasama antara kelembagaan petani dan pelaku usaha dibidang pertanian, perkebunan dan perikanan.
3.      Meningkatkan peran serta masyarakat dalam mencapai kemandirian pangan.
4.      Meningkatkan kualitas pelayanan prima dalam mendukung kegiatan ketahanan pangan.
C. TUJUAN PENULISAN
            Adapun tujuan dari penulisan laporan aktualisasi nilai-nilai dasar profesi PNS ini adalah untuk membentuk PNS yang karakternya dibentuk oleh nilai-nilai dasar profesi PNS, sehingga mampu melaksanakan tugas dan perannya secara profesional sebagai pelayan masyarakat serta untuk memberikan pengetahuan dalam rangka pembentukan wawasan kebangsaan, kepribadian, dan etika PNS sebagai bagian dari ASN. Kompetensi inilah yang kemudian berperan dalam membentuk karakter PNS yang kuat, yaitu PNS yang mampu besikap dan bertindak profesional dalam melayani masyarakat serta berdaya saing.
Post a Comment